Showing posts with label Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Sejarah. Show all posts

Monday, January 15, 2018

Kisah Mengharukan Pendiri WhatsApp dari Tukang Sapu hingga Miliyuner


Baca Juga : Cara Cepet Kaya Dengan Mudah
WhatsApp saat ini dikenal sebagai salah satu aplikasi instan messaging yang paling banyak digunakan di dunia. Pendiri WhatsApp yaitu Jan Koum bersama dengan Brian Acton. Namun tahukah anda dibalik kesuksesan WhatsApp terselip sebuah kisah inspiratif yang penuh perjuangan dari salah satu pendirinya yaitu Jan Koum. Kali ini biografiku.com akan mengulas mengenai biografi dari Jan Koum yang dikenal sebagai pendiri WhatsApp. Jan Koum dilahirkan pada tanggal 24 februari 1976 di daerah bernama Fastiv bagian Kiev, Ukraina.

Ayah Jan Koum bekerja sebagai manager konstruksi dan ibunya hanyalah seorang Ibu rumah tangga. Jan Koum berasal dari keluarga keturunan Yahudi. Daerah tempat tinggal Jan Koum sangat memprihatinkan sebab segala fasilitas sangat terbatas seperti listrik. Bahkan untuk mandi pun mereka harus mengantri di tempat mandi umum.

Tinggal di negara yang politiknya sering bergejolak bukanlah hal yang mudah bagi Jan Koum terlebih lagi mereka merupakan warga keturunan Yahudi sehingga mereka sering berhati-hati. Karena semakin tingginya gejolak politik dan meningkatnya gerakan anti yahudi di Ukraina, maka untuk menghindari hal tersebut, keluarga Jan Koum memutuskan untuk pindah ke Amerika Serikat pada tahun 1990. Mereka pindah ketika Jan Koum berusia 16 tahun dan tinggal di wilayah Mountain View, Amerika Serikat.

Menjadi Tukag Sapu di Toko Kelontong
Ia tinggal disana bersama dengan ibu dan neneknya, ayahnya masih di Ukraina, dan akan menyusul mereka. Namun sayangnya, ayah Jan Koum meninggal pada tahun 1997 ketika masih di Ukraina. Koum dan ayahnya jarang berkomunikasi melalui telepon sebab mereka menghindari penyadapan oleh pemerintah Ukraina.

Jan Koum bersama ibunya kemudian berjuang keras untuk bertahan hidup di Amerika. Ibu Jan Koum kemudian mencoba bekerja sebagai pengasuh anak dan Koum membantu ibunya dengan menjadi penyapu toko untuk memenuhi kebutuhan mereka. Meskipun begitu mereka masih sangat kekurangan.

Saking miskinnya kehidupan Jan Koum ketika itu, ia makan dengan mengandalkan jatah makanan gratis dari pemerintah untuk para tunawisma atau gelandangan. Ia juga terkadang tidur di tempat umum hanya beralaskan tanah dan beratapkan langit. Segala macam pekerjaan ia coba lakoni ketika ia baru pertama kali pindah ke Amerika hanya untuk menyambung hidupnya saja. Pahitnya hidup ia sudah rasakan ketika itu.

Saat Jan Koum pindah ke Amerika Serikat, ia sudah mahir dalam berbahasa inggris sehingga ia kemudian mudah untuk masuk sekolah di Amerika. Di sekolahnya ia dikenal sebagai anak yang nakal sebab ia sangat susah untuk menyesuaikan diri dan serng terlibat perkelahian, meskipun begitu ia merupakan murid yang cerdas dan amat menyukai pemrograman komputer yang ia pelajari secara otodidak dari buku-buku bekas.

Ia belajar mengenai jaringan komputer secara otodidak dan bahkan bergabung dengan grub hacker yang dikenal dengan nama w00w00 ketika di sekolah. Lulus dari sekolah, ia kemudian melanjutkan pendidikannya dengan masuk di San Jose University. Untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya kuliahnya, Jan Koum kemudian bekerja sebagai penguji sistem keamanan komputer di Ernst & Young.
Biografi Jan Koum - Kisah Inspiratif Pendiri Whatsapp
Jan Koum
Diterima Bekerja Di Yahoo
Pada tahun 1997, ia bertemu dengan Brian Acton, seorang pegawai Yahoo yang kemudian menjadi teman dekatnya. Berbekal pengetahuan mengenai komputer yang lumayan dipelajari secara otodidak, Jan Koum kemudian mencoba melamar pekerjaan di Yahoo atas saran dari Brian Acton dan ia kemudian diterima.

Namun pada tahun 2000, cobaan hidup dialami Jan Koum ketika ibunya meninggal akibat penyakit kanker yang dideritanya. Di tinggal kedua orang tuanya, Jan Koum kemudian tinggal bersama neneknya. Bersama dengan Brian Acton, Jan Koum menyaksikan jatuh bangun Yahoo, Ia bekerja disana sebagai programmer dan menangani proyek periklanan di Yahoo.

Ketika bekerja di Yahoo, Jan Koum juga saat itu kuliah. Namun ia memutuskan untuk Drop Out atau berhenti dari kampusnya dan fokus untuk bekerja setelah sempat dimarahi oleh CEO Yahoo ketika itu yaitu David Filo. Tujuh tahun bekerja di Yahoo kemudian membuat Jan Koum bersama Brian Acton memutuskan mundur pada tahun 2007 dari Yahoo. Setelah itu mereka kemudian menghabiskan waktunya dengan berlibur dan berwisata di daerah Amerika Selatan selama setahun.

Ditolak Bekerja oleh Facebook dan Terciptanya Aplikasi WhatsApp
Setelah itu, Jan Koum bersama Brian Acton kemudian mencoba untuk melamar pekerjaan di Facebook namun mereka berdua ditolak oleh Facebook. Kemudian pada tahun 2009, saat itu Iphone sedang mengalami ketenaran dan Jan Koum pun membelinya,

ia kemudian tertarik pada kumpulan kontak di iphone dan juga pada app store, ia melihat potensi besar dari aplikasi app store di iphone yang kemudian memberinya sebuah ide yaitu menciptakan aplikasi yang dapat menampilkan status pada kontak telepon di iphone. Ide itulah yang kemudian mendorong terciptanya aplikasi WhatsApp.

Jan Koum memiliki teman yang bernama Alex Fishman dan kemudian ia menceritakan ide tersebut kepadanya. Mendengar ide tersebut, Alex Fishman kemudian memperkenalkan Jan Koum dengan Igor Solomennikov seorang developer aplikasi Iphone. Dari perkenalannya dengan Igor, Jan Koum kemudian berhasil mewujudkan idenya tersebut dan kemudian menciptakan aplikasi yang kemudian ia namakan dengan WhatsApp.

Dari situ ia kemudian mendirikan perusahaan WhatsApp Inc yang berbasis di California pada bulan Februari 2009. Jan Koum banyak menghabiskan waktunya dengan mengembangkan aplikasi ciptaannya tersebut meskipun aplikasi WhatsApp buatnnya masih sering mengalami crash dan bisa dikatakan belum sempurna dan masih dalam versi awal. Saat diluncurkan pun, aplikasinya hanya di download sekitar 250 orang saja, dan kebanyakan dari teman-teman Jan Koum sendiri.
Biografi Jan Koum - Kisah Inspiratif Pendiri Whatsapp
Jan Koum Pendiri WhatsApp
Perkembangan WhatsApp yang lambat membuat Jan Koum hampir menyerah. Dari situ timbul niat Jan Koum untuk menghentikan pengembangan aplikasi tersebut dan berniat untuk bekerja apa saja. Ketika hampir menyerah, teman baiknya, Brian Acton kemudian menyuruhnya untuk terus mengembangkan aplikasi WhatsApp buatan Jan Koum dan memberi waktu beberapa bulan melihat potensi besar aplikasi tersebut.

Disertai dengan rasa ragu-ragu Jan Koum terus mengembangkan aplikasi ciptaannya. Apple kemudian datang dengan bantuan push notifications pada tahun 2009, hal ini kemudian memberi jalan bagi Jan Koum untuk memodifikasi aplikasi buatannya sehingga ketika pengguna WhatsApp mengubah status di aplikasinya otomatis akan mengabarkannya di jaringan.

Perkembangan Pesat WhatsApp
Versi awal WhatsApp hanyalah sebagai update status di kontak telepon di Iphone. Kemudian Jan Koum merilis WhatsApp v2.0 yang dilengkapi dengan fitur pesan instan yang kemudian berhasil menaikkan jumlah pengguna aplikasi tersebut menjadi 250 ribu pengguna. Saingan aplikasi WhatsApp ketika itu hanyalah Blackberry Messengger (BBM) saja, namun melihat terbatasnya penggunaan BBM hanya di ponsel Blackberry saja maka Jan Koum terus mengembangkan aplikasinya.

Brian Acton kemudian membantu Jan Koum dengan mencari investor untuk mendanai pengembangan aplikasi WhatsApp. Hasilnya dana yang terkumpul sejumlah 250 ribu dollar yang berasal dari mantan karyawan Yahoo. Dan secara resmi Acton kemudian bergabung dengan Jan Koum mengembangkan aplikasi WhatsApp.

WhatsApp kemudian terus dikembangkan oleh Jan Koum dengan berhasil meluncurkan fitur pengiriman foto pada tahun 2009 di Iphone selain itu ia juga merilis WhatsApp untuk device lain seperti Android dan Blackberry.

Kemudian WhatsApp diubah menjadi aplikasi berbayar pada tahun 2010 dan mereka berhasil memperoleh pendapatan sebesar 5000 dollar pada bulan pertama. Hal ini kemudian membuat investor lain banyak berdatangan untuk menanamkan modalnya di WhatsApp seperti Sequoia Capital yang menyuntikkan dana sebesar 8 Juta Dollar.
Biografi Jan Koum - Kisah Inspiratif Pendiri Whatsapp
Aplikasi WhatsApp
Memasuki tahun 2011, WhatsApp buatan Jan Koum berhasil masuk dalam 20 besar aplikasi populer di App Store da sekali lagi Sequoia Capital kembali menyuntikkan dana sebesar 50 juta dollar ke WhatsApp dan membuat nilai WhatsApp melambung menjadi 1,5 Milyar Dollar. Hal ini kemudian membuat perusahaan Facebook merayu Jan Koum untuk menjual WhatsApp, Namun ditolak oleh Jan Koum. Terus berkembang kemudian pada tahun 2013, WhatsApp berhasil memiliki pengguna aktif sekitar 200 juta.

WhatsApp Dibeli oleh Facebook dan Jan Koum Menjadi Orang Kaya Baru
Google dan Facebook kemudian berebut untuk mengakusisi WhatsApp yang sangat itu berkembang dengan pesat. Hingga kemudian pada tahun 2013, Jan Koum bersama Brian Acton setuju untuk menjual WhatsApp ke Facebook dengan nilai sebesar 19 Millar Dollar. Menjadikan keduanya sebagai orang kaya baru berkat perjuangan mereka mengembangkan aplikasi WhatsApp. Jan Koum sendiri setelah aplikasinya berhasil dibeli oleh Facebook, kekayaannya melonjak drastis sebesar 6,8 Milyar Dollar atau sekitar 80 Trilyun Rupiah, dan di tahun 2015 lalu kekayaannya naik sebesar 7,9 Milyar Dollar atau sekitar 109 Trilyun rupiah menurut majalah Forbes.

Sejarah Awal Mula dan Penemu Youtube





Dengan nama besar youtube hingga sekarang. membuat banyak media dan banyak orang bertanya siapakah sosok pendiri youtube ? bagaimana mereka membuatnya dan penjalan hidupnya.




Chad Merediht Hurley





Chad Merediht Hurley adalah seorang desainer web berkebangsaan Amerika serikat. ia merupakan putra dari Donald yang seorang konsultan keuangan dan JoAnn yang berprofesi sebagai guru. sejak kecil ia sudah sangat menyukai hal yang berbau seni seperti melukis dan memahat. namun aktifitas tersebut dihentikannya karena merasa tertarik dengan dunia teknologi dan bisnis.

Chad adalah orang uang lembut namu tertutup. namun dengan begitu chad juga dikenal sebagai seorang yang cerdas dan kreatif. Pada usia yang masih sangat muda, Chad telah berusaha menjual sendiri karya seninya.



Kegemaran Chad pada hal-hal yang berbau seni berpadu dengan ketertarikannya  pada bidang bisnis dan teknologi. Di masa sekolah dia sempat memenangkan  juara ketiga pada kompetisi elektronik tingkat nasional dengan menciptakan sebuah amplifier.



Selanjutnya pada masa kuliah, Chad banyak menghabiskan waktu­ nya di dunia maya dengan berbagai aktivitas yang biasa dilakukan oleh pemuda seusianya seperti merancang  web, bermain game, dan berek­ sperimen  dengan animasi. Chad juga tak enggan untuk bergabung de­ ngan jaringan marketing demi mendapatkan tambahan penghasilan di masa kuliahnya.



Pada tahun 1999, Chad akhirnya berhasil menyelesaikan kuliahnya di Indiana University of Pennsylvania pada jurusan Graphic Design and Printmaking. Ketika itulah Chad membaca sebuah artikel mengenai sebuah  perusahaan  baru  yang bernama  PayPal. Tertarik dengan perusahaan baru ini, Chad lantas mengirimkan  lamarannya. PayPal tak serta-merta menerimanya  melainkan

meminta  Chad untuk  membuat desain sebuah  logo perusahaan  terlebih dahulu  untuk membuktikan kemampuannya  dalam hal desain. Logo buatan  Chad begitu menarik bagi  PayPal sehingga   mereka menggunakannya    hingga  sekarang. Karena keberhasilannya membuat logo tersebut selanjutnya Chad pun diterima sebagai desainer pertama di PayPal. Selama beberapa minggu kemudian  Chad menumpang  tidur di lantai kamar temannya sebelum akhirnya menerima  upahnya yang pertama.

Sungguh suatu keberuntungan bagi Chad, ketika dia bisa bergabungdengan sebuah perusahaan pembuat sistem pembayaran online yang akhirnya berkembang menjadi sebuah sistem pembayaran online yang paling aman saat ini. Saat eBay membeli PayPal seharga $1,54 miliar di tahun 2002 maka Chad pun memperoleh bonus yang kelak ia gunakan untuk membiayai usahanya. "Dia benar-benar seorang yang brilian dan bisa melihat kesempatan;'  ujar Ryan, rekan Chad. "Dia pastilah orang yang cerdas dengan ide YouTube yang dimilikinya;' tambah Ryan. STEVE CHEN JAWED KARIM


Steve Chen





Steve Shih Chen  atau Steve Chen  dilahirkan  di Taipei, Taiwan pada bulan Agustus tahun 1978. Pada kurang lebih 6 tahun, ibunya pernah membawa  dirinya ke seorang  peramal.  Peramal tersebut mengatakan bahwa Chen  kecil tidak akan bisa menjadi  orang kaya. "Ramalan itu terus terdengar di telinga saya;' kata Steve.





Tetapi sesuatu yang kemudian  mengubah  hidupnya  terjadi ketika Steve  berusia  8  tahun. Keluarganya  memutuskan   untuk  pindah  ke Amerika  Serikat dan  memulai  kehidupan  baru  dan berbeda  di sana. Masa-masa  sekolah  menengah   ditempuhnya   di  John  Hersey  High School lantas  berlanjut  ke Illinois  Math  and  Science Academy lalu kuliah di University of Illinois di Urbana-Champaign.



Steve turnbuh  sebagai seorang yang tidak takut mengambil risiko. Mendekati akhir masa studinya dia memutuskan untuk mulai bekerja di PayPal. Suatu keputusan yang bagi keluarganya dianggap terlalu cepat dan terburu-buru. Keluarganya pun dibuat khawatir dengan keputusan ini, namun Steve berani mengambil risiko. Belakangan terbukti bahwa keputusan   tersebut   merupakan   satu  langkah tepat  karena  dengan demikian   dia  bisa  bergabung  dengan  sebuah  perusahaan   ternama, menjadi angkatan pekerja pertama yang turut membesarkan nama perusahaan  dan tentu saja menimba ilmu di sana.



amalan yang dikatakan oleh peramal di masa kecil Steve agaknya tidak  terbukti.  Segala sesuatu berjalan  lancar  pada  kehidupan  Steve. Semasa  bekerja  di  PayPal, Steve selalu  bisa  menemukan cara  yang cepat dan pintar  untuk  mengatasi berbagai masalah. Selain di PayPal, Steve juga sempat bekerja selama beberapa bulan di Facebook namun kemudian dia keluar untuk memulai YouTube. Agaknya keberaniannya mengambil keputusan dan risiko telah mematahkan ramalan di masa kecilnya itu.




Jawed Karim




Jawed Karim dilahirkan  di Merseburg, Jerman Timur pada tahun 1979 lantas pindah  ke Jerman Barat pada tahun 1980. Karim dibesarkan  di Jerman, tetapi selanjutnya keluarganya pindah ke Amerika Serikat pada tahun 1992. Karim tumbuh  dan berkembang dalam sebuah keluarga peneliti. Ayah Karim adalah seorang Bangladesh bekerja sebagai pene­ liti di 3M,  sedangkan  ibunya, seorang berkebangsaan  Jerman, adalah seorang profesor peneliti biokimia di University of Minnesota.





Setelah  menyelesaikan  pendidikan  di  sekolah  menengah,  Karim lantas melanjutkan pendidikannya  di University of Illinois. Namun ke­ mudian dia berhenti kuliah dan memilih bekerja di PayPal. Pendidikan yang sempat terputus tersebut lantas dilanjutkannya  kembali dalam hi­ dang ilmu komputer di Stanford University.



Semasa bekerja di PayPal, Jawed Karim menciptakan dan mengembangkan sistem Real-Time Anti-Fraud  yang digunakan  di PayPal. Se­ lain ikut mendirikan  YouTube, Jawed saat ini sedang meluncurkan  se­ buah lembaga pendanaan  yang disebut Youniversity Ventures. Lemba­ ga ini bertujuan  membantu  para pelajar untuk mewujudkan  ide bisnis mereka.




Cerita Mereka Ketika Mendirikan YouTube





Sebagai karyawan pertama di Paypal, Chad Hurley, Steve Chen dan Jawed Karim bertemu dan menjadi teman. Persahabatan pertama yang dijalin di antara mereka dimulai dari Chad Hurley dan Steve Chen. Keduanya memiliki pandangan yang sama tentang membuat bisnis berbasis teknologi yang membuat keduanya semakin akrab. Ketika eBay membeli PayPal sebesar $1,54 miliar, keduanya mendapatkan suntikan bonus yang besar berupa modal. Seakan menjadi jembatan penghubung bisnis yang telah mereka bicarakan, Chad dan Chen sepakat untuk membangun sebuah perusahaan. Setelah itu, keduanya berhenti dari PayPal dan kemudian bekerja sementara waktu di Facebook sebagai senior engineer.



Kisah awal ide untuk membuat situs berbagi video itu berawal dari sebuah kekesalan keduanya. Januari 2005, Steve Chen dan Chad Hurley bertemu dalam acara pesta makan malam di San Francisco. Setelah mengambil beberapa video, keduanya kesulitan untuk membagi video tersebut karena ukuran file yang terlalu besar. Mereka tidak bisa mengirimkan video tersebut melalui email karena mengetahui Karim yang tidak hadir dalam acara tersebut. Singkat cerita, akhirnya mereka bertiga memutuskan untuk membuat situs berbagi video yang memudahkan bagi penggunanya untuk mengunggah dan menonton video yang saat ini dikenal dengan nama YouTube.



Ketiganya lantas mulai mewujudkan  gagasan tersebut di bulan Februari. Pembagian tugas pun kemudian dilakukan. Chad merancang tampilan situs dan logo sementara Steve dan Karim menangani segala sesuatu yang bersifat teknis sehingga situs tersebut bisa berfungsi. Selanjutnya mereka pun membagi tanggung jawab manajemen berdasarkan potensi masing-masing. Chad menjadi CEO  sedangkan Steve  menjadi  Chief  Technology  Office. Sementara  itu  Karim  me­ mutuskan untuk  meneruskan  pendidikannya  dan  setuju  untuk  me­ miliki sedikit kepemilikan saham dalam usaha tersebut.






Setelah berhasil melahirkan YouTube pada bulan berikutnya, beberapa cara marketing telah mereka lakukan seperti menyebarkannya lewat email dari teman satu ke teman yang lain. Berusaha mendekati pakar media massa untuk mempromosikan situs ini juga telah mereka lakukan. Namun ketika itu, belum ada yang tertarik dan alhasil mereka bertiga pun nampak frustasi. Kesuksesan akan keberhasilan situs yang telah diangan-angankan, seakan tenggelam dan hilang.


Kesuksesan YouTube



Namun, perkembangan yang berkelanjutan selalu mereka lakukan tiap bulannya dengan pendanaan yang diberikan oleh Sequioa Capital senilai $11,5 juta antara November 2005 dan April 2006. Pertumbuhan situs ini dimulai pada bulan Juli 2006. Lebih dari 65.000 video diunggah setiap harinya dan menerima 100 juta kunjungan video per hari merupakan pencapaian pada bulan tersebut. Grafik pertumbuhan situs ini pun terus naik pada bulan-bulan selanjutnya. Dan pada bulan Oktober 2006, Google, Inc. resmi membeli YouTube senilai $1,65 miliar dalam bentuk saham.



Chad Hurley yang menjabat CEO YouTube memperoleh 694.087 lembar saham ditambah 41.232 dalam bentuk trust dengan nilai total mencapai lebih dari $345 juta. Sedangkan Steven Chen memperoleh $326 juta dari 625.366 lembar plus 68.721. Karena pada saat itu Karim sudah tidak lagi di YouTube, sehingga dia hanya mendapatkan 137.443 lembar saham dengan nilai $64 juta. Sequioa Capital yang menjadi penanam modal memperoleh 941.027 yang bernilai $442 juta.



Perkembangan situs YouTube yang pesat membuat situs ini menjadi salah satu situs terbesar. Bahkan diperkirakan bahwa pada tahun 2007 YouTube menyamai konsumsi broadband seisi internet tahun 2000. Juni 2008, majalah Forbes dalam sebuah artikelnya memperkirakan pendapatan YouTube tahun 2008 mencapai $ 200 juta dari penjualan iklan. Mei 2010, YouTube dilaporkan melayani lebih dari dua miliar video per hari dan pada tahun berikutnya Mei 2011 situs ini telah menerima lebih dari tiga miliar kunjungan per hari. Dan data terakhir yang didapatkan, pada Januari 2012 YouTube menyatakan bahwa jumlah kunjungan di situs ini telah mencapat empat miliar per hari.



YouTube kemudian  mulai tumbuh  dengan  usaha keras Chad dan Steve. Tak jarang hingga larut malam  mereka bekerja membenahi tampilan   YouTube dan  memperbaiki   kinerjanya.  Hingga akhirnya kurang   dari   setahun    setelah   peluncuran    pertamanya,    situs   ini kemudian  dibeli oleh  Google  dan  memberikan   buah  manis  untuk ketiga pendirinya.

Untuk bisa mengikuti jejak mereka mendirikan situs sebesar Youtube mungkin memang sesuatu yang masih sangat jauh untuk diraih, namun hal utama yang bisa dipelajari dari ketiga sekawan tersebut adalah bagaimana dedikasi mereka dalam mewujudkan apa yang telah menjadi tujuan bersama mereka. Bahkan walaupun harus ada “harga” yang dibayarkan untuk semua itu, terbukti semua usaha yang dilakukan dengan sepenuh hati akan memberikan hasil yang memuaskan hati juga.



Baca Juga : Sejarah Berdirinya Microsoft

Sejarah Penemu Microsoft Bill Gates & Paul Allen


William Henry Gates III atau lebih terkenal dengan sebutan Bill Gates, lahir di Seatle, Washington pada tanggal 28 Oktober 1955. Ayah Bill, Bill Gates Jr., bekerja di sebuah firma hukum sebagai seorang pengacara dan ibunya, Mary, adalah seorang mantan guru. Bill adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Sejak kecil Bill mempunyai hobi “hiking”. Bahkan hingga kini pun kegiatan ini masih sering dilakukannya bila ia sedang “berpikir”.
Bill kecil mampu dengan mudah melewati masa sekolah dasar dengan nilai sangat memuaskan, terutama dalam pelajaran IPA dan Matematika. Mengetahui hal ini orang tua Bill, kemudian menyekolahkannya di sebuah sekolah swasta yang terkenal dengan pembinaan akademik yang baik, bernama “LAKESIDE”. Pada saat itu, Lakeside baru saja membeli sebuah komputer, dan dalam waktu seminggu, Bill Gates, Paul Allen dan beberapa siswa lainnya (Sebagian besar nantinya menjadi programmer pertama MICROSOFT) sudah menghabiskan semua jam pelajaran komputer untuk satu tahun.
Kemampuan komputer Bill Gates sudah diakui sejak dia masih bersekolah di Lakeside. Dimulai dengan meng”hack” komputer sekolah, mengubah jadwal, dan penempatan siswa. Tahun 1968, Bill Gates, Paul Allen, dan dua hackers lainnya disewa oleh Computer Center Corp. untuk menjadi tester sistem keamanan perusahaan tersebut. Sebagai balasan, mereka diberikan kebebasan untuk menggunakan komputer perusahaan. Menurut Bill saat itu lah mereka benar- benar dapat “memasuki” komputer. Dan disinilah mereka mulai mengembangkan kemampuan menuju pembentukan Microsoft, 7 tahun kemudian.
Selanjutnya kemampuan Bill Gates semakin terasah. Pembuatan program sistem pembayaran untuk Information Science Inc, merupakan bisnis pertamanya. Kemudian bersama Paul Ellen mendirikan perusahaan pertama mereka yang disebut Traf-O-Data. Mereka membuat sebuah komputer kecil yang mampu mengukur aliran lalu lintas. Bekerja sebagai debugger di perusahaan kontrkator pertahanan TRW, dan sebagai penanggungjawab komputerisasi jadwal sekolah, melengkapi pengalaman Bill Gates.
Musim gugur 1973, Bill Gates berangkat menuju Harvard University dan terdaftar sebagai siswa fakultas hukum. Bill mampu dengan baik mengikuti kuliah, namun sama seperti ketika di SMA, perhatiannya segera beralih ke komputer. Selama di Harvard, hubungannya dengan Allen tetap dekat. Bill dikenal sebagai seorang jenius di Harvard. Bahkan salah seorang guru Bill mengatakan bahwa Bill adalah programmer yang luar biasa jenius, namun seorang manusia yang menyebalkan.
Desember 1974, saat hendak mengunjungi Bill Gates, Paul Allen membaca artikel majalah Popular Electronics dengan judul “World`s First Microcomputer Kit to Rival Commercial Models”. Artikel ini memuat tentang komputer mikro pertama Altair 9090. Allen kemudian berdiskusi dengan Bill Gates. Mereka menyadari bahwa era “komputer rumah” akan segera hadir dan meledak, membuat keberadaan software untuk komputer – komputer tersebut sangat dibutuhkan. Dan ini merupakan kesempatan besar bagi mereka.
Kemudian dalam beberapa hari, Gates menghubungi perusahaan pembuat Altair, MITS (Micro Instrumentation and Telemetry Systems). Dia mengatakan bahwa dia dan Allen, telah membuat BASIC yang dapat digunakan pada Altair. Tentu saja ini adalah bohong. Bahkan mereka sama sekali belum menulis satu baris kode pun. MITS, yang tidak mengetahui hal ini, sangat tertarik pada BASIC. Dalam waktu 8 minggu BASIC telah siap. Allen menuju MITS untuk mempresentasikan BASIC. Dan walaupun, ini adalah kali pertama bagi Allen dalam mengoperasikan Altair, ternyata BASIC dapat bekerja dengan sempurna. Setahun kemudian Bill Gates meninggalkan Harvard dan mendirikan Microsoft.
Kisah Bill Gates Meninggalkan Harvard Demi Mengejar Impian
Ketika ia bosan dengan Harvard, Gates melamar pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan komputer di daerah Boston. Gates mendorong Paul Allen untuk mencoba melamar sebagai pembuat program di Honey-well agar keduanya dapat melanjutkan impian mereka untuk mendirikan sebuah perusahaan perangkat lunak.
Pada suatu hari di bulan Desember yang beku, Paul Allen melihat sampul depan majalah Popular Mechanics, terbitan Januari 1975, yaitu gambar komputer mikro rakitan baru yang revolusioner MITS Altair 8080 (Komputer kecil ini menjadi cikal bakal PC di kemudian hari). Kemudian Allen menemui Gates dan membujuknya bahwa mereka harus mengembangkan sebuah bahasa untuk mesin kecil sederhana itu. Allen terus mengatakan, Yuk kita dirikan sebuah perusahaan. Yuk kita lakukan.
Kami sadar bahwa revolusi itu bisa terjadi tanpa kami. Setelah kami membaca artikel itu, tak diragukan lagi dimana kami akan memfokuskan hidup kami.
Kedua sahabat itu bergegas ke sebuah komputer Harvard untuk menulis sebuah adaptasi dari program bahasa BASIC. Gates dan Allen percaya bahwa komputer kecil itu dapat melakukan keajaiban. Dari sana pula mereka mempunyai mimpi, tersedianya sebuah komputer di setiap meja tulis dan di setiap rumah tangga.
Semangat Allen dan Gates tidak percuma. Berawal dari komputer kecil itulah yang menjadi mode dari segala macam komputansi. Dan sekarang bisa Anda lihat bahwa PC telah benar-benar menjadi alat jaman informasi. Dan hampir setiap orang mengenal Bill Gates sebagai orang terkaya di dunia saat ini.
“Orang yang sukses adalah orang yang memiliki mimpi dan keyakinan bahwa mimpi itu akan dapat terjadi. Berapapun harga yang harus ia bayar.”

Baca Juga : Pengusaha Lulusan Kelas 2 SD Menjadi Milioner

Tuesday, January 9, 2018

Sejarah Perkembangan Komputer dari Masa ke Masa

Sejarah Perkembangan Komputer dari Masa ke Masa


Nah sekarang saya akan membahas tentang sejarah perkembangan komputer . Perlu diketahui dalam era globalisasi komputer sangat perlu digunakan untuk membantu kerja manusia dalam kehidupan sehari hari. Sekarang komputer telah berevolusi menjadi semakin canggih  dengan fitur-fitur yang semakin berkembang . Semua itu berkat komputer-komputer terdahulu yang mungkin dahulu pembuatannya tidak bisa dibayangkan , Sangat rumit memakan banya tempat dan memakan bayak waktu. Dan yang menarik juga komputer pertama kali adalah munkin yang sekarang kita sebut dengan Kakulator . Mari kita simak pembahasan ini
Baca Juga: Pengertian Web Statis dan Web Dinamis 
1) Perkembangan generasi komputer sebelum tahun 1940
Pada era sebelum tahun 1940 penggunaan alat bantu penghitung masih sangat
sederhana dan manual,
1. Abacus
Abacus

Muncul sekitar 5000 tahun yang lalu di Asia kecil dan masih digunakan di
beberapa tempat hingga saat ini, dapat dianggap sebagai awal mula mesin
komputasi. Alat ini memungkinkan penggunanya untuk melakukan
perhitungan menggunakan biji-bijian geser yang diatur pada sebuh rak.Para
pedagang di masa itu menggunakan abacus untuk menghitung transaksi
perdagangan. Seiring dengan munculnya pensil dan kertas, terutama di
Eropa, Abacus kehilangan popularitasnya.

2. Kalkulator roda numerik 1


Setelah hampir 12 abad, muncul penemuan lain dalam hal mesin komputasi.
Pada tahun 1642, Blaise Pascal (1623-1662), yang pada waktu itu berumur
18 tahun, menemukan apa yang ia sebut sebagai kalkulator roda numerik
(numerical wheel calculator) untuk membantu ayahnya melakukan
perhitungan pajak. Kotak persegi kuningan ini yang dinamakan Pascaline,
menggunakan delapan roda putar bergerigi untuk menjumlahkan bilangan
hingga delapan digit. Alat ini merupakan alat penghitung bilangan berbasis
sepuluh. Kelemahan alat ini adalahhanya terbataas untuk melakukan
penjumlahan.

3. Kalkulator roda numerik 2

Tahun 1694, seorang matematikawan dan filsuf Jerman, Gottfred Wilhem
von Leibniz (1646-1716) memperbaiki Pascaline dengan membuat mesin
yang dapat mengalikan. Sama seperti pendahulunya, alat mekanik ini
bekerja dengan menggunakan roda-roda gerigi. Dengan mempelajari
catatan dan gambar-gambar yang dibuat oleh Pascal, Leibniz dapat
menyempurnakan alatnya.

4. Kalkulator Mekanik

Charles Xavier Thomas de Colmar menemukan mesin yang dapat
melakukan empat fungsi aritmatik dasar. Kalkulator mekanik Colmar,
arithometer, mempresentasikan pendekatan yang lebih praktis dalam
kalkulasi karena alat tersebut dapat melakukan penjumlahan, pengurangan,
perkalian, dan pembagian. Dengan kemampuannya, arithometer banyak
dipergunakan hingga masa Perang Dunia I. Bersama-sama dengan Pascal
dan Leibniz, Colmar membantu membangun era komputasi mekanikal.
PERAKITAN KOMPUTER
10
2) Perkembangan generasi komputer setelah tahun 1940
1. Komputer generasi pertama ( 1940-1959 ).

Komputer generasi pertama ini menggunakan tabung vakum untuk
memproses dan menyimpan data. Alat ini menjadi cepat panas dan mudah
terbakar, oleh karena itu beribu-ribu tabung vakum diperlukan untuk
menjalankan operasi keseluruhan komputer. Alat ini juga memerlukan
banyak tenaga elektrik yang menyebabkan gangguan elektrik di kawasan
sekitarnya. Komputer generasi pertama ini 100% elektronik dan membantu
para ahli dalam menyelesaikan masalah perhitungan dengan cepat dan
tepat.

 2. Komputer generasi kedua ( 1959 - 1964 )


Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat mempengaruhi
perkembangan komputer. Transistor menggantikan tabung vakum di televisi,
radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang
drastis.
Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956.
Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik
membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih
cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para
pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah
superkomputer.
IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat
komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini, yang dikembangkan
untuk laboratorium energi atom, dapat menangani data dalam jumlah yang
besar. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk
kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya. Hanya
ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence
Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy
Research and Development Center di Washington D.C.
Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa
assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatansingkatan untuk menggantikan kode biner. Pada awal 1960-an, mulai
bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di
universitas, dan di pemerintahan.
Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang
sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponenkomponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer,
penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program.

3. Komputer generasi ketiga ( 1964 - awal 80an )


Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun
transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi
merusak bagian-bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock)
menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas
Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di
tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah
piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Pada ilmuwan kemudian
berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu
chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi
semakin kecil karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip.
Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem
operasi (Operating System) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan
berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program
utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.
PERAKITAN KOMPUTER
12
4. Komputer generasi keempat ( awal 80an - ??? )



Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran
sirkuit dan komponen - komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI)
dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an,
Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam
sebuah chip tunggal. Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan
jumlah tersebut menjadi jutaan.Kemampuan untuk memasang sedemikian
banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping
uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut
juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer. Chip
Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971 membawa kemajuan pada IC
dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central
processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang
sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu
yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan
kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan.
Tidak lama kemudian, setiap perangkat rumah tangga seperti microwave
oven, televisi, dn mobil dengan electronic fuel injection dilengkapi dengan
mikroprosesor.

5. Komputer generasi kelima ( masa depan )


Banyak kemajuan di bidang desain komputer dan teknologi semakin
memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan
rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan
menggantikan model nonNeumann. Model non Neumann akan digantikan
dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja
secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang
memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya
dapat mempercepat kecepatan informasi.
Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek
komputer generasi kelima.Lembaga ICOT (Institute for new Computer
Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang
menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain
bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa
perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia. Kita tunggu informasi
mana yang lebih valid dan membuahkan hasil.

Sekian pembahasan saya tentang perkembangan komputer . Kita setidaknya bisa mengetahui sejarah komputer yang kita gunakan sekarang ini.